PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENGAWETAN DAGING AYAM BROILER
Abstract
Daging salah satu sumber protein hewani pemenuh kebutuhan protein masyarakat yang mudah di dapat. Daging ayam memiliki harga yang lebih murah dibandingkan komoditas daging yang lain. Daging yang dihasilkan oleh ayam broiler memiliki rasa dan aroma yang cenderung enak serta tekstur yang lunak dan harga yang ekonomis. Namun daging memiliki sifat yang mudah rusak, sehingga tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama terutama pada suhu ruang. Kerusakan daging yang paling sering disebabkan oleh penanganan daging yang tidak tepat sehingga dapat menyebabkan mikroba dapat masuk dan berkembang biak sangat cepat yang menyebabkan pembusukan daging. Bahan alami yang dapat digunakan untuk mengawetkan daging pada ayam adalah bawang putih.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pH, umur simpan dan daya ikat air. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Masing – masing perlakuan tersebut adalah B0 (Daging broiler tanpa tambahan larutan bawang puti), B1 (Daging broiler + larutan bawang putih konsentrasi 4%), B2 (Daging broiler + larutan bawang putih konsentrasi 8%), B3 (Daging broiler + larutan bawang putih konsentrasi 12%). Jika analisis keragaman menunjukan pengaruh yang nyata, maka untuk melihat perbedaan perlakuan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian adalah perlakuan B0,B1,B2 dan B3, berpengaruh sangat nyata terhadap nilai pH (P,0,01), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap daya ikat air (P>0,05) perlakuan terbaik adalah perlakuan B3 terhadap nilai pH, umur simpan dan daya ikat air.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ankri S, Mirelman D. Antimicrobial properties of allicin from garlic. Microbes and Infection. 1999;1:125–129.
Duna, A.A., D.J. Kilpatrick dan
N.F.S. Gault. 1993. Effect of Postmortem Temperatur on Chiken in Pectorales Major : Muscle Shortening and Cooked Meat Tenderness. J. British Poultry Sci. 34:689- 697
Hajrawati. (2016). Kualitas Fisik, Mikrobiologis Dan Organoleptik Daging Ayam Broiler Pada Pasar Tradisional Dibogor. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan. Vol. 04 No. 3 Oktober 2016. Departemen Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, IPB.
Hamm, R. 1972. Kolloidchemie des Fleisches-des WasserbindungsVermoegen des Muskeleiweisses in Theorie und Praxis. Verlag Paul Parey, Berlin.
K. Suradi dan L. Suryaningsih. 2008. Temperatur dan lama pengasapan daging ayam broiler. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.
Kasih,N.S.2012.Pengaruh1LamaPeny impananDagingAyamSegarD alamRefrigatorTerhadappH,S usutMasak,danOrganoleptik. Skripsi.FakultasPertanian.Uni versitasIslamKalimantanMuh ammadAryadAlBanjary.
Banjarmasin.
Kusmajadi Suradi.2006. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran
Lawrie, R.A. 1996. Ilmu Daging Terjemahan Aminuddin P. Penerbit Universitas Indonesia Press, Jakarta
Lingga M.E. dan M.M. Rustama. 2005. Uji Aktivitas antibakteri dari ekstrak air dan etanol bawang putih (Allium sativum L.) terhadap bakteri gram negatif dan gram positif yang diisolasi dari udang dogol (Metapenaeus monoceros), udang lobster (Panulirus sp) dan udang rebon (Mysis dan Acetes). Jurnal Biotika, 5(2):
Mabey, R., M. McIntyre, P. Michael,
G. Duff and J. Stevens. 1988. The New Herbalist. New York: Macmillan:.
Nurohim., Nurwantoro., dan D.
(1): 77-85.
Nurwantoro N., V.P. Bintoro, A.M. Legowo, A. Purnomoadi,
L.D. Ambara, A. Prakoso, dan S. Mulyani. 2012. Nilai pH, kadar air dan total escherichia coli daging sapi yang dimarinasi dalam jus bawang putih. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 1(2), 20-
Nurwantoro, V.P. Bintoro, A.M. Legowo, L.D. Ambara, A. Prakoso, S. Mulyani and A. Purnomoadi. 2011.
Microbiological physical properties of beef marinated with garlic juice. J. Indonesian Trop. Animal Agric. 36:3
Ockerman. 1983. Chemistry of Meat Tissue. 10 th Ed. Departemen of Animal Sc. The Ohio State University and The Ohio Agricultural research and Development Center
Palupi WDE. 1986. Tinjauan Literatur Pengolahan Daging. Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional LIPI, Jakarta.
Pratama, R. (2018). Efektivitas bawang putih dengan metode marinasi terhadap kualitas fisik daging broiler.
Purwantiningsih, T. I., & Kia, K. W. (2019). Kualitas
Mikrobiologis Se’i yang Dicuring Menggunakan Jus Kulit Buah Naga Merah (Hylocereuspolyrhizus) pada Penyimpanan Suhu Ruang. JAS, 4(1), 1-2
Purwantiningsih, T. I., A. Rusae., dan
Z. Freitas. 2019. Uji In Vitro Antibakteri Ekstrak Bawang Putih sebagai Bahan Alami untuk Menghambat Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Sains Peternakan, 17(1): 1-4.
Ramadani, D. N., Maimunah, A. H., Abdilah, F. F., Dinnar, A., & Purnamasari, L. (2021). Efektivitas pemberian bawang putih untuk pengawetan daging ayam. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(3), 230-234.
Rumondor D.B.J., R. Tinangon, J. Paath, E. Pudjiastuti, dan T. Ransaleleh. 2009. Proteins profil of sausage laying chicken meat with Angkak (red rice) used as natural food material. Scientific Papers: Series D, Animal Science, 62(2).
Rumondor, D. B. J., Kalele, J. A. D., Tandilino, M., Manangkot, H. J., & Sarajar, C. L. K. (2023).
Pengaruh marinasi bawang putih (Allium sativum l) terhadap sifat fisik dan total bakteri daging ayam broiler dalam penyimpanan suhu dingin. ZOOTEC, 43(1), 23-
Salima, J. 2015. “Antibacterial Activity of Garlic (Allium sativum l.),” University of Lampung
Septinova, D., Riyanti, V. Wanniatie. 2016. Dasar Teknologi Hasil Ternak. Buku Ajar. Universitas Lampung. Bandar Lampung
Soeparno, 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 1992. Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
Soeparno. 1998. Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada University Press., Yogyakarta
Stadelman, W.J., V.M. Olson, G.A. Shmwell, S. Pasch. 1988. Egg and Poultry Meat Processing. Ellis Haewood Ltd.
Syamsir, E. 2010. Mengenal Marinasi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Syifa,N.,SitiHarninaB.danDewiM.201
UjiEfektivitasEkstrakBawan gPutih(AlliumsativumLinn.)S ebagaiAntibakteriPadaIkanB andeng(ChanoschanosForsk.) Segar.UnnesJ Life Sci, 2(2): 71-77.
Walker, S. J. 2000. The Principles and Practice of Shelf-life Prediction for
Microorganism. Book of Shelf-life Evaluation of
Foods. Aspen Publisher. Gaitherburg.
Winarno, F. G. 2004. Kimia dan Pangan Gizi. PT Gramedia. Jakarta.
DOI: https://doi.org/10.36355/sptr.v8i1.1934
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





