ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN PISANG (MUSA PARADISIACA L.) PADA UMKM HENI PISANG SALE DI NAGARI IV KOTO KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran aktivitas agroindustri serta menganalisis nilai tambah buah pisang menjadi pisang sale. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode Hayami digunakan dalam analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga rata-rata buah pisang Rp5.457,46 per kilogram. Buah pisang melewati beberapa tahap dalam produksi pisang sale Teh Heni, termasuk pengupasan, pemotongan, penjemuran, penyortiran, penggorengan dan pengemasan. Pisang sale Teh Heni yang terbuat dari buah pisang, setelah diproses ditawarkan untuk dijual dengan harga Rp90.000 per kilogram. Pada UMKM Heni pisang sale, pengolahan buah pisang menjadi pisang sale Teh Heni menghasilkan nilai tambah sebesar Rp12.689 dengan rasio nilai tambah. 58,75%, nilai tambah ini dikategorikan tinggi karena lebih dari 40%. Jika dibandingkan dengan bagian keuntungan UMKM Heni pisang sale dan kontribusi input lainnya, maka imbalan tenaga kerja sebesar Rp1.150 HOK/Kg atau 7,13% merupakan bagian yang paling kecil. Pembagian keuntungan sebesar Rp11.539 atau 71,56%, dan imbalan atas kontribusi input lainnya sebesar Rp3.454 atau 21,42%. Berdasarkan temuan studi ini, usaha UMKM Heni pisang sale perlu dikembangkan, pemilik usaha dapat meningkatkan imbalan terhadap tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang digunakan dalam kegiatan produksi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arista, M. L., Widodo, W. D., & Suketi, K. (2017). Penggunaan KaliuMeim Permanganat sebagai Oksidan Etilen untuk Memperpanjang Daya Simpan Pisang Raja Bulu. Buletin Agrohorti, 5(3), 334–341.
Furyanah, A., & Maharani, H. (2019). Nilai Tambah dan Strategi Nilai Tambah dan Strategi Pemasaran Sale Pisang Sale Pisang. Jurnal Pemasaran Kompetitif, 3(1), 1.
Hamidah, M., Yusra, A. H. A., & Sudrajat, J. (2015). Analisis Nilai Tambah Agroindustri Kripik Ubi di Kota Pontianak. Jurnal Socio Economic of AgricultureTeknik Lingkungan, 4(2), 60–73.
Hayami, Y., Kawagoe, T., Morooka, Y., & Siregar, M. (1987). Agricultural Marketing and Processing in Upland Java A Perspective From A Sunda Village. In CGPRT Centre.
Martono, N. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif (S. P. T. Utami, ed.). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Nasution, A. A. (2019). Analisis Kelayakan dan Nilai Tambah Buah Pisang Menjadi Keripik Pisang Hijrah. Universitas Medan Area.
Nihaya, Y., Awami, S. N., Wibowo, H., & Prabowo, R. (2020). Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Sale Pisang di Sentra Pengolahan Sale Kabupaten Grobogan. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 8(3), 236–244.
Suryalita. (2019). Review Beraneka Ragam Jenis Pisang dan Manfaatnya. Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas Indonesia, 99–101.
Taormina, P. J., & Editors, M. D. H. (2021). Food Safety and Quality-Based Shelf Life of Perishable Foods. In Food Safety and Quality-Based Shelf Life of Perishable Foods.
Zulkarnain. (2013). Dasar-Dasar Hortikultura.
DOI: https://doi.org/10.36355/jas.v9i1.1725
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 JAS (Jurnal Agri Sains)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















