EVALUASI FISIK SILASE PELEPAH SAWIT DENGAN PENAMBAHAN DEDAK DAN MOLASES

Jiyanto Jiyanto

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kualitas fisik fermentasi pelepah sawit. Pelepah sawit memiliki serat kasar yang tinggi sehingga kandungan nutrisinya rendah. Pelepah mengandung lignin, selulosa dan hemi selulosa. Untuk meningkatkan kandungan nutrisi dilakukan fermentasi secara anaerobik. Pelaksanaan penelitian dilakukan di bulan September 2025. Kegiatan penelitian ini berlokasi di Desa Muara Jaya, yang berada dalam wilayah Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Penelitian menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat model perlakuan dan lima kali pengulangan, sehingga sampel yang digunakan keseluruhan berjumlah dua puluh. Aspek yang di evaluasi meliputi karakter fisik, yaitu warna, aroma, dan tekstur. Hasil fermentasi pelepah sawit dengan berbagai perlakuan menunjukkan pengaruh yang signifikan (P ˂ 0,05) terhadap seluruh parameter yang dianalisis. Perlakuan P3 menunjukkan kualitas fisik terbaik untuk semua parameter  yang di amati (Warna, Aroma dan Tekstur) dengan skor 4. Silase pelepah sawit pada perlakuan P3 memiliki tekstur lembut, warna cerah, aroma asam segar. Kondisi ini mencerminkan fermentasi ideal dan kualitas silase yang optimal untuk fermentasi pakan ternak.


Keywords


pengolahan, pakan, ternak, pelepah sawit

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2015. Statistik kelapa sawit di indonesia. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. http://www.bps.go.id/ [diakses 01 April 2025].

Diwyanto, K., Sitompul, d., Manti, I., Mathius I, W., Dan Soentoro. 2003. Pengkajian pengembangan usaha sistem integrasi kelapa sawit. Prosiding Lokakarya Nasional. Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi. P. 11-22.

Fathul, F., Supriyati, A Hidayat. (2018). Kualitas silase dari berbagai bahan limbah pertanian dengan penambahan inokulan bakteri asam laktat. Jurnal Peternakan Tropika, 6(2), 112–119.

Hapsari, N., Prasetyo, H., Z Arifin. (2018). Evaluasi Mutu Silase Limbah Pertanian dengan Penambahan Starter Mikroba. Buletin Peternakan, 42(1), 21–27.

Hidayat, B., Rahman, A., N Jamarun. (2019). Evaluasi fisik dan kimia silase limbah tanaman jagung dengan berbagai level bahan tambahan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 7(1), 45–54.

Hidayat, A., Nuraini, H., A Firmansyah. (2019). Pengaruh penggunaan inokulan bakteri asam laktat terhadap kualitas fisik silase pelepah sawit. Jurnal Peternakan Tropika, 7(2), 112–120.

Haryati, T. (2006). Teknologi Pengawetan Pakan Ternak dengan Cara Ensilase. Balai Penelitian Ternak, Bogor.

Kung, L., Shaver, R. D., Grant, R. J., and R.J. Schmidt. (2018). Silage review: Interpretation of chemical, microbial, and organoleptic components of silages. Journal of Dairy Science, 101(5), 4020–4033.

Kurniawan, D., Siregar, S., A Hasanah. (2021). Evaluasi karakteristik fisik dan kimia silase pelepah kelapa sawit dengan berbagai bahan aditif. Jurnal Ilmu Ternak, 21(2), 56–63.

McDonald, P., Henderson, A. R., Heron, S. J. E. (1991). The Biochemistry of Silage (2nd ed.). Chalcombe Publications, Marlow.

Muchlis Zen. 2018. Pengaruh Panjang Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Unjuk Kerja Mesin Pencacah Pelepah Sawit (Chopper) Tipe Tep-1. [Sekripsi] Fakaultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Purba J.H.V dan T. Sipayung. 2017. Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia Dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Masyarakat Indonesia. 43 (1) : 81-94.

Rahmawati I, Widjaya N, Nurjannah S, Suryanah S, dan H. Permana. 2024. Uji organoleptik, jamur, dan ph silase rumput pakchong yang diberi suplemen organik cair herbal. Jurnal Ilmu Pertanian. 6 (2) : 112 – 119.

Sahala, J., Sio, A. K., Banu, M., Feka, V. W., Kolo Y., A Manalu. (2022). Penyuluhan pembuatan silase sebagai pakan ternak sapi potong di Desa Fatuneno, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6 (2), 317-321.

Setyorini, E., Raharjo, S.,Y. Widyastuti. (2017). Pengaruh Penambahan Inokulum terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Silase Limbah Pertanian. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 22(3), 156–163.

Sutardi, T. (2019). Fermentasi silase dan faktor-faktor yang memengaruhi kualitasnya. Bogor: IPB Press.

Sutardi, T. (2020). Teknologi Pengolahan Hijauan Pakan melalui Proses Ensilase. Jakarta: Pustaka Agro Indonesia.

Sutrisno, E., Suryani, A., D Andriani. (2021). Kualitas silase hijauan pakan ternak ditinjau dari warna, aroma, dan tekstur pada berbagai perlakuan fermentasi. Jurnal Agripet, 21(2), 73–80.

Suryani, A., Mulyono, S., R Putri,. (2020). Evaluasi kualitas fisik dan kimia silase pelepah sawit dengan penambahan molases dan inokulan bakteri asam laktat. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(3), 210–217.

Suryani, N., Yani, A., D Rahmawati. (2020). Evaluasi kualitas silase limbah pertanian dengan penambahan sumber karbohidrat. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia, 6(1), 45–52.

Yusiati, L. M., Anggraeni, R., S. Rahayu. (2019). Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Kualitas Silase Limbah Pertanian. Jurnal Peternakan Indonesia, 21(2), 83–90.




DOI: https://doi.org/10.36355/sptr.v8i1.1906

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter